Hmmm …. hari ini aku setelah aku sadari kalau aku dah salah, kerena telah membawa masalah urusan dalam negeriku kemata publik. Aku sungguh-sungguh meminta maaf yang sedalam-dalamnya dari dalam lubuk hatiku.
Maafkanlah aku “NEGERIKU” tercinta. Aku sungguh-sungguh telah bersalah atas perbuatanku ini. Sebenarnya aku hanya ingin mengungkapkan rasa kekesalan hatiku oleh sebab dari sebuah peraturan yang kuanggap seolah-olah tidak memiliki goals. Jika hanya untuk menjaga kebersihan dan kerapian, toh tidak perlu dengan cara begini, mungkin masih ada solusi yang lain. Aku hanya takut mengungkapkan rasa kekesalanku ini. Karena meilhat dari berbagai keadaan, setiap pendapat mahasiswa tidak akan dihargai ataupun digubris.
Apalagi dengan semenjak perpindahan ini. Sungguh dari lubuk hatiku yang paling dalam aku meminta maaf kepadamu negeriku. AKU BUKAN PENGECUT TETAPI HANYA TAKUT UNTUK MENGUNGKAPKANNYA. Semoga pemintaan maaf ini engkau terima “NEGERIKU”.
~~~~


Dek, mungkin masih belum kenal saya. Saya frederik situmeang teman dari bang ecko yg mungkin kamu kenal. saya angkatan 2002 di del skrg lagi studi di negeri belanda. saya ingin baca postingan yang kamu hapus.
catatan:
saya mahasiswa yang di cap pemberontak kemarin di del. kamu tanya saja ke bang ecko bagaimana kisahku…